Categories
Uncategorized

Pro & Kontra Pembelajaran Online

Ohayo Milky Chan! Apa kabar? Kali ini Demin akan bahas ulasan seru lainnya.

Sumber Vector : freepik.com

Belajar adalah hal yang patut dilakukan oleh mahluk hidup untuk perkembangan hidupnya kearah yang lebih baik. Seperti bayi yang belajar berjalan agar tidak ditimang terus, burung yang belajar terbang agar tak selalu bergantung pada induknya, dan masih banyak lagi.

Nah, mungkin itulah sekilas pembahasan mengenai Belajar. Di sekolah pun harus melakukan pembelajaran. Namun, di era yang semakin berkembang ini, pembelajaran dilakukan secara online. Nyamankah hal itu? Atau membuat keadaan semakin sulit? Yuk, kita simak bersama.

Seputar Pembelajaran Online

Ada banyak komponen pendukung kegiatan belajar online. Apa sajakah itu?

Yaitu teknologi, perangkat, serta akses internet yang memadai. Inilah yang membuat pembelajaran online semakin mudah untuk dilakukan serta menyenangkan.

Namun, masih banyak masyarakat di Indonesia yang menganggap pembelajaran online kurang efektif untuk dilakukan. Banyak orang tua menganggap belajar di sekolah lebih terjamin dibandingkan belajar secara online. Mungkin anak-anak cenderung hanya akan memakai waktu belajar mereka secara sia-sia. Bukannya belajar, melainkan memakai aktivitas lainnya secara online dan kurang produktif.

Nah,Milky. Sekarang Demin mau ngebahas Pro dan Kontra Pembelajaran Online yang ada di sekitar kita. Mari kita simak bersama-sama

Pro Pembelajaran Online

Banyak keuntungan yang didapat setelah melakukan pembelajaran online ini. Apa saja keuntungannya? Simak terus, Milky.

1. Fleksibilitas

Pembelajaran Online sangat mempengaruhi keadaan. Pasalnya, kamu tidak harus pergi ke tempat belajarmu seperti sekolah, tempat les, kampus, dan sanggar belajar lainnya. Ini dikarenakan waktu belajar adalah ketentuan individu yang melakukan pembelajaran online tersebut. Kamu bisa menetapkan dimana saja kamu belajar, kapan kamu mau mulai belajar, serta deadline yang akan kamu tepati dan tentukan sendiri. Sangat nyaman,bukan?

2. Lebih Murah

Ini dikarenakan banyak kursus-kursus online gratis namun tetap menjaga kualitas yang baik. Tidak hanya itu, bila dibandingkan dengan les online dan les tradisional, harganya sangat murah apabila dilakukan secara online. Tidak perlu mengeluarkan uang untuk ongkos, uang jajan, dan masih banyak lagi hal-hal yang membuat pembelajaran online semakin nyaman untuk dilakukan apabila dikaitkan dengan biaya.

3. Teknologi

Semakin banyak teknologi yang dipakai, semakin kreatif manusia di era ini. Hal ini bukan sesuatu yang tabu karena teknologi sudah menjadi landasan berjalannya sesuatu yang bersifat maya. Pembelajaran online ini pun sangat fleksibel dengan adanya teknologi yang membuat kegiatan belajar mengajar semakin mudah dan tentunya menyenangkan untuk dilakukan.

4. Kreativitas Yang Meningkat

Di sekolah, mungkin belajar hanya mengingat, melakukan tulis-menulis, membaca buku, membuang kertas untuk ujian, dan hal-hal membosankan lainnya. Namun, dengan melakukan pembelajaran online, kamu pasti menemukan banyak hal-hal menarik yang dilakukan dalam pembelajaran seperti video course, video conference, online task, dan banyak sekali tugas yang dilakukan dengan menarik sehingga kreativitas banyak bermunculan.

5. Mendapatkan Trend

Nah,Milky. Hal kekinian yang terjadi saat ini berada di dunia maya. Pembelajaran akan semakin meningkat apabila dilakukan secara online karena gaya belajar yang semakin modern dan trend pastinya semakin meningkat dalam menaikkan trafik pembelajaran yang dipakai untuk meningkatkan kecerdasan.

Namun, ada juga hal kontra dalam pembelajaran online yang sering dihadapkan dengan masyarakat. Apa saja hal tersebut?

Kontra Pembelajaran Online

Berikut adalah hal kontra yang yang dihadapkan kepada masyarakat melalui pembelajaran ini. Yuk,kita simak bersama-sama,Milky.

1. Kurangnya Kegiatan Sosial

Sudah pasti hal ini terjadi. Ini disebabkan tidak ada pertemuan secara langsung baik pengajar maupun pelajar yang ada di dalam kegiatan belajar mengajar tersebut. Nah, yang ditakutkan adalah egoisme semakin meningkat, berkurangnya kepedulian, serta banyak hal lainnya lebih menyenangkan saat kamu melakukan kegiatan di dunia maya.

2. Sifat Awam

Belum banyak masyarakat yang beranggapan baik terhadap teknologi. Mulai dari pendapat yang aneh seperti kejahatan dunia maya, tidak dihiraukannya adat istiadat, serta masih banyak hal lainnya yang diasumsikan oleh masyarakat sehingga kurangnya berjalan pembelajaran online secara konsisten.

3. Making Time

Memang banyak orang yang semakin rajin dalam meningkatkan kreativitasnya dalam melakukan time management sebagai landasan kegiatan pembelajaran mereka. Namun, teknologi yang semakin pintar malahan membuat orang-orang semakin menunda dan akhirnya kemalasan timbul dalam menginovasi kegiatan pembelajaran yang ada. Bisa dipastikan hal ini menimbulkan penundaan yang semakin membuat pembelajaran semakin sulit

4. Tidak Ada Kegiatan Sekolah

Sekolah dibuat bukan hanya sekedar tempat belajar, membaca, tulis menulis, dan lain-lain. Namun, sekolah juga memiliki tujuan yaitu menanamkan sikap dan karakter yang berbudi luhur, cinta kegiatan sosial, serta mengajarkan norma yang baik kepada pada muridnya. Sedangkan kegiatan pembelajaran online hanya belajar namun tidak ada penanaman karakter yang sesuai dengan realita. Kreativitas memang ada, namun karakter baik hanya sedikit kuantitinya.

5. Keterbatasan Ekspresi

Teknologi membuat ekspresi yang menyenangkan seperti video, blog, dan lain-lain. Namun, apakah itu menyenangkan untuk orang-orang yang mencintai kegiatan sosial? Ekspresi pembelajaran lewat kegiatan pun perlu didukung karena orang-orang harus bisa menghiraukan kegiatan di luar dunia maya.

Milky, intinya kegiatan pembelajaran itu adalah hal yang perlu dilakukan agar bisa membuat perkembangan kecerdasan kita semakin terlatih. Baik dilakukan secara tradisional maupun online sebenarnya tidak menjadi masalah. Kita hanya perlu mengatur waktu, kegiatan, dan segala hal yang dilakukan dalam meningkatkan ilmu yang harus didapat sebagai landasan kehidupan. Kembali lagi kepada kamu. Apakah kamu mau melakukannya atau tidak sama sekali?

One reply on “Pro & Kontra Pembelajaran Online”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen + fourteen =